Sabtu, 25 Oktober 2014

MARI BELAJAR BERHITUNG

Penimbangan Amal di Hari Akhir **
Ada Hikmah besar di balik penimbangan koper jamaah haji sebelum berangkat ke bandara untuk take off menuju Jakarta ini. Jamaah yang belanjaannya banyak sampai menambah koper akan mengalami masa penimbangan lebih lama ketimbang yang tidak belanja sama sekali. Belum lagi kekawatiran harus membayar biaya kelebihan bagasi dan lain-lainnya.
Ternyata, di alam akhirat kelak juga ada penimbangan amal. Barangsiapa yang terlalu banyak "belanja" di dunia, siap-siaplah untuk lebih lama di proses penimbangan. Agar lebih cepat dan prosesnya lancar, sebelum masuk ke alam akhirat, berbagi-bagilah "belanjaan" itu dengan mentasharrufkannya di jalan yang disukaiNya.
Pelajaran lain bisa diambil dari pekerjaan polisi lalu lintas. Ternyata yang dicegat dan diperiksa adalah yang naik sepeda motor dan naik mobil untuk ditanya SIM, STNK dan kelengkapan berkendara lainnya. Ternyata, orang yang jalan kaki tidak pernah dicegat oleh polisi lalu lintas, walaupun pejalan kaki juga berlalulalang melintasi jalan raya.
Bukan tak boleh kaya, tapi. Kaya jangan dinikmati sendiri, sebab kalau mati tidak mungkin jalan sendiri ke lokasi kuburan. Betul? Yang jawab tidak betul, siap-siap kalau mati mandi sendiri dan jalan sendiri ke kuburan yang juga harus digali sendiri.
Salam, AIM.
** Prof. DR. KH. Ahmad Imam Mawardi
(Pengasuh PP. Alif Lam Mim Surabaya)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar