Penimbangan Amal di Hari Akhir **
Ada Hikmah besar di balik penimbangan koper jamaah haji sebelum berangkat ke bandara untuk take off
menuju Jakarta ini. Jamaah yang belanjaannya banyak sampai menambah
koper akan mengalami masa penimbangan lebih lama ketimbang yang tidak
belanja sama sekali. Belum lagi kekawatiran harus membayar biaya
kelebihan bagasi dan lain-lainnya.
Ternyata, di alam akhirat kelak
juga ada penimbangan amal. Barangsiapa yang terlalu banyak "belanja" di
dunia, siap-siaplah untuk lebih lama di proses penimbangan. Agar lebih
cepat dan prosesnya lancar, sebelum masuk ke alam akhirat,
berbagi-bagilah "belanjaan" itu dengan mentasharrufkannya di jalan yang
disukaiNya.
Pelajaran lain bisa diambil dari pekerjaan polisi lalu
lintas. Ternyata yang dicegat dan diperiksa adalah yang naik sepeda
motor dan naik mobil untuk ditanya SIM, STNK dan kelengkapan berkendara
lainnya. Ternyata, orang yang jalan kaki tidak pernah dicegat oleh
polisi lalu lintas, walaupun pejalan kaki juga berlalulalang melintasi
jalan raya.
Bukan tak boleh kaya, tapi. Kaya jangan dinikmati
sendiri, sebab kalau mati tidak mungkin jalan sendiri ke lokasi kuburan.
Betul? Yang jawab tidak betul, siap-siap kalau mati mandi sendiri dan
jalan sendiri ke kuburan yang juga harus digali sendiri.
Salam, AIM.
** Prof. DR. KH. Ahmad Imam Mawardi
(Pengasuh PP. Alif Lam Mim Surabaya)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar